Billysite's Jihadi

New power will be born.

  • terbit

  • Mohhametta Billysite

    [blog.3.bmp]

  •  

    November 2009
    R K J S M S S
         
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • Al Qur’anur Karib

  • arsip

  • Kategori

Demi Kemuliaan.

Posted by billysite pada 11/05/2009

moslem mesti perpura-pura menghargai tradisi, budaya, dan etika berbangsa dan bernegara. Agar gerakan Islam makin solit. Negara yang nggak memakai hukum islam adalah pemerintahan taghut, syaitan, karena tidak menjadikan Alquran sebagai dasarnya. Tingkatkan ikatan emosional pada ustaz,senior,dan kelompoknya lebih kuat dari pada ikatan berbangsa dan almamaternya yang nggak menguntungkan. Lakukan dalam melakukan pengajian dan kaderisasi bersifat tertutup dengan menggunakan lorong dan sudut sudut sekolah, sehingga terkesan sedang studi kelompok jauh lebih menguntungkan untuk menanamkan kebenaran. Berpura-pura mendengarkan ceramah kebangsaan di luar persahabatan islam karena ini adalah bentuk pencucian otak agar kita ikut membuat kerusakan di dunia ini yang padahal kita selalu berbuat perbaikan. Itu semua tercurah dalam surat albakhoroh ayat awal awal. Yang intinya sebenarnya orang kafir dan munafik ketika ia di suruh mengadakan perbaikan didunia mereka justru ngeyel mangklaim bahwa mereka yang mengadakan perbaikan padahal mereka membuat perbudakan terselubung dan penderitaan pada banyak orang dengan menggunakan undang-undang yang lemah.

Jika kita mempelajar dengan cermat dan berfikir sesungguhnya islam itu nggak hanya agama yang benar tetapi memudahkan. Lihat perbandingan dengan agama duniawi yang justru memberatkan di pandang dari segi ekonomi, keadilan, jistru merusak fisik. Dari segi ekonomi tuhan Alloh itu tudak memerlukan pakean dunia untuk memberi pakean pada kita dan dan hanya dianjurkan aja menutup aurot dengan mori ketika ia mati meningalkan dunia, karena setelah kematian Alloh akan memberinya pakean yang lebih bagus lipat 99 kali dari pakean dunia, sedangkan umat agama lain memberatkan sekali kalau mau mati harus memakai baju yang serba mewah, membakar barang-barang sewaktu hidupnya dimaksutkan untuk pakean dan peralatan di kehidupan setelah mati dan ada lagi yang memakai pakean dasi dan ada yang memakai pakean fampir yang justru mahal yang justru memberatkan. Dari aspek keadilan umpama ada mayat yang sewaktu hidupnya miskin dan ia diharuskan membakar barang yang dipunya apa sewaktu hidupnya untuk kehidupan aheratnya. yang menandakn perbedakankekayaan yang harus dibawa sewaktu mati, dan dari segi keadilan masak orang baru aja lahir sudah ada pengampunan dosa bertujuan menghilangkan dosa jadi apa yang dilakukannya belum pernah berdosa kok. Padahal dalam logika kita yang benar. Kalau belum pernah mengerjakan maka masil itu nggak ada maksutnya sewaktu belum mengerjakan dosa maka tidak ada dosa. Ini agama ada yang membaktis penebusan dosa apa ini artinya. Sangat nggak maksut akal. Justru mereka semua itu memberatkan dan tidak mengadakan pembangunan dan justru mengacau para anak cucu agar menanggung semua biaya kematian yang justru banyak dan memberarkan dan nggak ada artinya uang atau harta benda yang terbakar buat beli juga ya nggak laku.

Bedakan itu semua dengan umat islam contoh sewaktu meninggal justru sederhana dan tidak memberatkan siapa saja. Dan setiap orang hanya perbuatan baik karma alloh, anak yang mendoakan, dan amal saleh aja yang diperlukan kita sebagai bekal nanti di aherat. Yang berarti begini untuk bekerja mendapatkan barang yang nikmatnya kali 99 dari nikmat dunia nanti disorga cara mendapatkan dengan cara berbuat baik karma alloh, anak yang mendoakan, dan amal saleh. Yang berarti itu juga bermanfaat bagi dunia. Contohnya aja kita bekerja untuk aherat. Kita menyisihkan harta 2,5% untuk membantu orang atau lebih semampu kita membantu orang tidak mampu atau miskin. Itu semua kan bisa dimanfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan sehingga keadilan didalam orang miskin untuk membenci orang kaya itu menghilang Karena orang moslem yang kaya justru banyak membantu dan memberi. Sehingga tercipta persahabatan yang akur. Dan itu semua justru nggak rugi dilakukan orang Moslem. dan itu adalah yang paling menenangkan bagi para Moslem. karena dengan menjadi lebih baik dan kaya justru dianjurkan memberi, atau sedekah niscaya alloh akan menggantinya lipat 10 kali. Bukan kah itu jika di jadikan aturan bagi kita justru menjadikan gotong royong yang sangat kuat. Dan bisa membangun dunia ini dengan kebersamaan yang hakiki.

Untuk mengujutkan cita-cita keadilan dan perbaikan kealam ini maka kita harus giat-giat berjihat dengan harta, benda dan materi. Dan bagi pelajar ya belajar yang tekun untuk membangun diri dulu biar bisa membantu orang islam yang lemah karena orang islam yang lemah justru dekat kepada kekufuran. Dan cara-cara islam ini lebih masuk akal untuk membangun bangsa ini. Yang ada di sini untuk menjadikan kita kuat kita harus banyak membantu orang-orang Moslem lain agar menjadi kuat. Karena orang yang akan dititipi kekuasaan aleh Alloh adalah orang yang suka berbagi dan justru memelihara dunia milik alloh ini. Maksutnya dunia apa maksutnya manusia itu adalah wakil Alloh untuk menjaga dunia agar tampak indah. Sekarang bandingkan dengan kita umpama kita suruh menjaga rumah orang lain apa bila kita rajin membersihkan rumah itu dan menjaganya denagan baik maka apa bila pemiliknya pulang kemungkinan kamu akan dipuji itu satu, terus dikasih uang atau barang yang lebih berharga. Itulah maksut Alloh suruh kita jaga dan perindah dunia jika kita menjaga dunia dengan baik Alloh berjanji akan memberi kehidupan yang lebih baik yaitu sorga.

Jika kita memang berniat cari keuntungan dan itu adalah (lebih baik) didunia kita boleh licik pada mungsuh Alloh dan itu berarti membela alloh dan menjadikan perbaikan di bumi ini menjadi lebih maju dan berkembang pesat. Untuk menyiasati gerakan nasionalisme yang justru menolak habis-habisan sariat islam padahal meraka tak tau apa-apa. Tentang sariah yang dia tau sariah menakutkan bagi kaum kapitalis. Karena orang kapitalis membenci sariah islam adalah dia nggak mau mengeluarkan Zakat, Infak, Sedekah. Yang dia tau hanya mengumpulkan orang buat membantu dirinya agar mendapat uang yang lebih. Dan itu justru menjadikan kita budak-budak mereka bisa gawat jika kaum kapitalis berkuasa maka satu sama lain saling nggak mau membantu dan hidup bebas terserah kamu mau keneraka, mau miskin, mau menserita. Dan justru itu semua menimbulkan kekacauan baru di kota, atau mana saja. orang-orang miskin yang benci dengan orang-orang kapitalis yang pelit dia justru melaku kan suiping berupa bentuk kejahatan untuk merampok, maling. Untuk mencukupi kehidupannya. Dan itu adalah akibat pelitnya kaum kapitalis yang pelit. Yang menjadikan banyak perampok dari orang-orang miskin dan orang susah yang nggak pernah di Bantu ahirnya dia berpendapat. Bahwa orang kaya yang pelit haruslah dibalas karena mereka tidak pernah membantu kita untuk keluar dari kemiskinan dan yang hanya mereka inginkan cuma memanfaatkan kita jadi budak mereka. Dan sewaktu kita lemah nggak ada arti maka kita dibuang. Itu lah penyebabnya kekacauan di kota dan dimana-mana ini dikarenakan karena orang-orang semakin banyak jauh dari hati nurani islam yang mengajarkan berbuatan kebaikan kepada sesame untuk mendapatkan kebaikan lebih. Sehingga yang muncul lawan dari perbuatan baik dan perbaikan yang ada hanya egois me dan saling memangsa dengan cara bohong membohongin untuk memnafaatkan orang-orang agar bisa jadi budak bodoh.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.