
Jihat dan Ceria
Posted by billysite pada 11/05/2009
Kecerian dalam jihat kita membawa kita pada jihat dan pemikiran yang terus berkembang. Dan meluas dengan pikiran ceria ini kita jihat nggak Cuma fokus dengan salah satu titik perang atau pegang senjata. Yang maknanya sudah sering kita dengar. Jihat dengan ceria ini mengajak semua umat islam untuk jihat menjadikan hidup kita lebih baik dari sebelum nya dan mematuhi jalan yang lurus dari alloh adalah jihat untuk menuju jalan yang selama ini kita cita-citakan bersama. Jalan ini mengajak semua untuk bangkit melawan sebuah kejelekan yang ada di diri kita dan lingkungan kita dan kita rubah menjadi lebih baik agar dunia yang kita tempati ini bisa menghasilkan suasana yang kita ingini. Dan suasana itu adalah suasana serba ada dan serba lengkap dan yang lebih lagi dari itu. Manusia mungkin mengangap bahwa kalau dalam pikiran jihat itu adalah peperangan dan berjuang dengan senjata untuk menciptakan keadilan yang kita inginkan jalan menuju kesenangan dan ketenangan. Menurut ku jihat itu adalah suatu jalan yang paling asik. Bahkan walau nggak ada kejahatan yang kita peragi. Kita tetep harus berjihat. Artinya yang ku maksut jihat adalah arti untuk menciptakan dunia yang kita tempati ini menjadi sorga dunia setelah sorga ahirat. Begitulah arti jihat menurut ku. Karena aku berfikiran seperti itu adalah karena alloh menyuruh manusia ini di bumi untuk memimpin dunia ini dan mengerjakan perbaikan. Dan semua orang pasti ingin begitu mengubah dirinya lebih baik. Tetapi selama ini akibat pengaruh barat yang semakin meluas manusia Cuma berfikir sempit memperkaya dan hidup saling menyaingi satu dengan yang lain. Pada hal itu Cuma sementara dan akan lambat jika caranya begitu. Dan akan muncul berbagai masalah dunia antara manusia satu dengan manusia yang lain. Yang ada ialah kesenjangan social dan kesenjangan gengsi yang menjadikan dunia ini persaingan pikiran panas yang ada hanya lah sakit hati dan sakit hati. Yang akan menimbulkan berbagai masalah seperti jauhnya tuhan dan manusia semakin gila harta atau kebaikan dunia yang mengakibatkan sifat-sifat setan muncul. Sifat sifat setan itu adalah sifat ingin memiliki dengan berbagai cara yang penting dapat atau menghalalkan ber cara apapun walau pun melanggar rambu-rambu hokum yang selalu lolos jika ada uang. Begitulah jika manusia ingin suatu kemewahan tanpa memikir panjang. Maksutnya ialah Cuma memikirkan dunia ini saja. Kalu begitu hidup ini nggak akan pernah berjalan sesuai yang kita inginkan. Jihat disini yang aku maksut ialah untuk mendapatkan kesenangan yang abadi dan sementara di dunia tetapi walau sementara didunia suatu saat nanti kalau sariah islam sudah menjadi aturan maka orang tidak ada yang hidup sengsara. Kita teruskan pengertian jihat. Pengertian jihat yang luas adalah kita terus perbaiki diri dan perbaiki diri dengan aturan alloh yang menenangkan. Mulailah berjihat dari hal yang terkecil. Dari masa-masa kita sekarang. Umpama aja kita sebagai pelajar kita ya harus belajar giat dan lihat kedepan menggapai kesenangan yang sempurna. Kita sebagai umat islam kemenangan yang sempurna itu adalah kesenang dunia yang sempurna dan kesenangna ahirat yang sempurna. Kesenangan dunia kita yang umum nya di masarakat aja. Semua orang ingin kaya dan kekayaan itu yang kita inginkan bukan menjadi beban dalam kehidupan kita. Mungkin beban yang kalian alami takut banget kalau kekayaan itu hilang atau dirampok di tengah usia kehidupan kita. Itu yang di alami kita-kita karena sepitnya hanya sebatas kekayaan harta yang kita inginkan yang juistru membikin sedih, marah dan lain nya. Dan seharusnya dengan kekayaan itu kita bisa hidup secukupnya aja. Maksutnya gimana hidup secukupnya. Maksutnya ialah kita hidup nggak usah berlebihan yang selalu kita inginkan. Dengan kekayaan itu kita bisa kembang kan lagi. Kejalan yang baik. Cara mengembangin ialah kita berjihat seperti yusup Mansur tentang keajaiban sedekah dan kita umat islam sebagai kepribadian yang teguh kita harus percaya itu bahwa sedekah itu membawa berkah. Ha sedekah di sini juga berarti jihat. Karena sedekah bisa menolong orang yang sedang kesusahan kan. Berarti berjihat untuk orang lain yang tentunya aja itu juga ada keuntungan menekan tindak kriminalitas yang tinggi yang sering aja terjadi dan selalu merugikan seperti para maling maling yang kekurang harta kesusahan dan marah. Akibatnya dia merasa tidak diperlakukan adil ahirnya mengganggu orang-orang yang mampu yang nggak pernah sedekah. La kalau kemalingan kan jadinya disebut maling amal nggak iling nggak ada gunanya. Itulah orang kaya yang nggak tau sedekah. nggak tau aturan islam atau orang bodoh. dan dalam alqur’an dan hadis sudah banyak diterangkan bahwa sedekah itu menjadikan orang yang bersedekah menjadi dilipat gandakan 10 kali dari uang yang kita sedekahkan. Dan disini didapat kesimpulan orang yang bersedeh adalah orang yang berjihat memerangi kemiskinan lingkungan sekitar dan bagi keyakinan kita yang pasti tentunya alloh akan melipat gandakan uang yang kita sedekahkan 10 kali lipat. Teruskan ke jihat anak sekolah ya kita sebisa mungkin perangi kebodohan dan kekurangan kita berupa kurang tau ilmu yang menjadikan kita bodoh. Memerangi suatu kebodohan diri ini juga ada kaitan nya dengan kita menjaga sebagai kholifah atau pemimpin didunia kita. Untuk mengadakan perbaikan dunia. Bukan kah tuhan Alloh SWT itu dengan segala aturan nya yang sempurna membawa manusia itu kejaman ke emansan. Tetapi banyak dari mereka sering mengartikan bahwa dunia ini adalah neraka bagi umat Moslem dan sorganya orang kafir dorhaka. Sebenarnya peraturan itu salah besar. Salah jika berfikir begitu. Itu semua tergantung pengertian jihat aja. Dan sebenarnya jika manusia benar-benar berjihat yakin kita bisa mencapai impian kita. Bukan hanya di aherat. Karena seorang Moslem adalah malaikat bagi lingkungan nya. Dan menciptakan sesuatu yang indah dan selalu membangun dengan bersama. Bagi seorang Moslem itu satu kurang satu itu bukan kosong tetapi satu kurangi satu itu adalah sepuluh. Dengan cara kita memberi kepada orang lain dikarekan niat karena alloh. Maka alloh akan mengganti 10 kali lipat dari harta yang kita berikan pada orang lain tadi. Dan alangkah sempurnanya bebasnya hati seorang Moslem itu ketika membuang harta itu bukan sekedar Cuma-Cuma atau gratisan. Akan tetapi memberi karena alloh yang akan membalas dengan memberi kita 10 kali lipat. Di dalam kebebasan seorang Moslem akan memberikan kebebasan semua bagi lingkungan yang ada di sekitarnya. Bagi seorang Moslem hanya ada kerja dan saling memberi. Sehingga orang Moslem itu dengan kesempurnaan nya adalah manusia yang benar-benar berjiwa social saling tolong-menolong dari pada yang selalu ngaku-ngaku orang social. Social tanpa tuhan itu membikin kita capek masak kita memberi tanpa tanda jasa. Orang bodoh itu namanya seperti lilin yang terbakar habis nggak bersisa apa-apa. Dan pikirkan seorang Moslem yang ambisus untuk cepat memiliki segala-galanya dan selalu taat kepada alloh dia percaya dan dia tidak ragu. Maka akan membawa berkah kepada lingkungan dari aktifitas yang telah dia kerjakan. Kerja seorang Moslem disini adalah selalu berusaha sekuat mungkin bekerja sekuat mungkin disamping itu jika Moslem punya riski selalu bagi-bagi kepada orang sekitarnya dengan maksut sedekah. Dengan jalan itu seorang Moslem akan percaya penuh dan tidak akan ragu bahwa dengan cara sedekah itu akan mempercepat kekayaan nya. Dan itu bukti dah banyak kisah keajaiban sedekah. Begitu bebasnya seorang Moslem yang dirasakan dalam hati dan kehidupan dari nggak pernah merasa sedih akibat harta yang hilang akibat sedekah, nggak merasa rugi kalau tersakiti karena dia yakin bahwa alloh setelah dia tersakiti akan menyembuhkan rasa sakit akibat orang zalim. Alloh akan mengganti dengan kesenang yang tak teduga-duga, dan dia justru kasian kepada orang dengan sengaja menyakiti menzoliminya karena dia pasti mendapat azap, tetapi jika seorang Moslem setelah mendapatkan ganti kesenang akibat tersakiti itu bagi seorang Moslem memaafkan itu juga sebagai bisnisan. Karena seorang yang memaafkan itu dijanjikan Alloh akan mendapatkan sorga masuk dengan mudah. Dan juga orang yang memaafkan itu akan mendapatkan kemenangan dan kehidupan manusia dari segi emosional. Ha inilah jihat seorang Moslem hanya da memberi dan membangun. Maafnya mungkin ini kurang lengkap tetapi semoga memberi rasa yang bebas bagi anda untuk berjihat. Bahwa sannya jihat itu nggak ragu dan dah banyak janji Alloh untuk memberi balasan yang nyata bagi kita akibat jihat kita. Dan alangkah rugi jika seorang Moslem tidak percaya penuh dengan islam sehingga hilanglah kebebasan nya yang ada hanya lah tuntutan dari seorang iblis untuk hidup sakit akibat persaingan yang tidak pernah memikirkan kita. Sedangkan orang yang selalu memikirkan kita hanyalah seorang Moslem yang taat hidup dengan sangat iklas memberi karena alloh. Dan membuat perbaikan dan memberi contoh yang baik agar semua orang menjadi Moslem yang taat. Dan semua nya yang ada saling memberi tidak ada lagi hidup untuk persaingan yang ada hanyalah berjihat membangun dunia karena ini printah dan dapat bayaran dari alloh. Maksurnya bayaran disini adalah berkah untuk kita yang tidak terduga-duga. Ini dengan semangat karena Alloh saja lah bumi biasa bangkit dan manusia saling menolong benar-benar mahluk malaikat yang ada hanya berbuat kebaikan kepada diri kita dan kebaikan kepada orang lain dan ahirnya baiklah semuanya. Maka ceria lah berjihat lah dengan sungguh sungguh dari belajar untuk ilmu seorang Moslem yang berkembang, bekerja untuk bisa memberi bersedekah dan orang lain untuk kita tolong. Dan memberilah pada diri dan orang lain . pada diri ini berilah ilmu-ilmu yang berguna dan memberi keselamatan kebahagian kita memberi orang lain karena alloh dan kemungkinan orang yang di beri akan selalu ingat dan mencoba balas budi menolong kita sewaktu ada masalah. Dan itulah seorang Moslem selalu keras kepada kepribadian untuk mencapai harapan. Yang membawa kita pada kesenangan sorga dunia aherat. Amin semoga kita semua menjadi orang-orang Moslem yang tidak pernah merugi. Yang ada seorang Moslem memberi tidak akan merasa kekurangan. Justru setiap memberi harta kita semakin bertambah.

![[FBBB.bmp]](http://4.bp.blogspot.com/_gN5iWAWCHVE/Sunju8LBjQI/AAAAAAAAAH4/gPL7VjsTyyc/s1600/FBBB.bmp)

![[blog.3.bmp]](http://4.bp.blogspot.com/_g17_7fvm31c/SvJpRSA259I/AAAAAAAAAD8/_ENHtSQ5voM/s1600/blog.3.bmp)
